Hit enter to search or ESC to close

Malcolm Lee Menyatukan Semua Orang Lewat Makanan

Published 17 September 2017 05:41 by Dwi Ariyani

KapanLagiKeSingapura.com - Mengejar mimpi bukan hanya sekadar jargon bagi Malcolm Lee. Chef penyandang bintang Michelin asli Singapura ini paham benar bagaimana memiliki impian dapat menjadi panduan yang menentukan masa depan. Chef Malcolm membuktikannya sendiri karena ia menyadari makanan dapat menyatukan semua orang.

Malcolm kecil tumbuh dengan aroma rempah-rempah dari berbagai kreasi hidangan tradisional Peranakan yang dibuat oleh neneknya. Bayangan masakan lezat itu sempat hilang ketika ia mengenyam bangku kuliah di bidang bisnis dan manajemen. Ketika Malcolm muda kembali menyadari bahwa bekerja di belakang meja bukan impiannya, ia lalu beralih meniti karir di balik meja dapur.

Salah satu hal yang mendorong Malcolm mengubah pandangan hidupnya adalah kenangannya pada suasana dapur ketika jam makan tiba. Saat itu dapur menjadi zona perang dan berbagai luka bakar, teriris, atau persahabatan yang tercipta di sana, selalu diingatnya sebagai pendorong semangat hidup.

© 2017 VisitSingapore

Malcolm Lee tidak main-main dalam mengejar passionnya. Setelah memperoleh beasiswa Miele-Guide At-Sunrice dan lulus dari At-Sunrice GlobalChef Academy, Malcolm mulai menapaki jalan menuju puncak dari bawah sebagai tukang masak. Ketekunannya dalam dunia masak menjadi penguat dalam menjalani peranannya sebagai chef-pemilik restoran Peranakan Candlenut.

Lewat Candlenut Malcolm mengundang setiap orang untuk mencicipi cita rasa Peranakan ala Singapura yang telah dikuasainya sejak kecil. Ia mengaku memperoleh inspirasi untuk hidangannya dari fasad arsitektur Peranakan di wilayah Katong dan Joo Chiat, Singapura. Tengok saja hidangan dessert es krim keluak di Candlenut yang kaya warna seperti tampilan dinding dan tangga bangunan dari lokasi favoritnya di Singapura.

Mimpi sang Chef asli Singapura ini belum berhenti sampai di Candlenut saja. Ia berharap suatu hari nanti dapat membuka bistro atau toko oleh-oleh di Bandara Changi sebagai perwujudan mimpinya mengenalkan kebudayaan dan rasa Singapura kepada para pelancong dari seluruh dunia.

 

“Singapura adalah destinasi di mana kamu dapat mewujudkan impian. Kini saatnya untuk tak sekadar bersantap, dan jadilah Pecinta Makanan.”