Hit enter to search or ESC to close

Kyra Poh: 'Supergirl' Singapura, Jagoan di Dunia Indoor Skydiving

Published 17 Oktober 2018 12:46 by Ayu Miranti

KapanLagiKeSingapura.com - Tanggal 23 September 2018 menjadi hari yang sangat bersejarah bagi seorang gadis asal Singapura. Di usianya yang masih remaja, Kyra Poh berhasil menyabet medali emas pada kejuaraan Asiania Indoor Skydiving Championships di Chongqing, Tiongkok untuk kategori Solo Freestyle Open. Satu lagi medali pun, ia raih dalam kategori Dynamic two-way bersama teman setimnya, Yi Xuan. Muda dan berprestasi, Kyra Poh telah berhasil 18 medali emas sepanjang “kariernya” di dunia Indoor Skydiving.  Muda dan berprestasi, yuk simak, perjalanannya.

BERTEMU PASSION MELALUI SANG IBU

Kesuksesan Kyra Poh di dunia Indoor Skydiving ini boleh dibilang sebuah kebetulan yang diikuti dengan kerja keras. Bermula dari dibukanya sebuah fasilitas indoor skydiving di kawasan Sentosa, Singapura pada 2011. Agen periklanan tempat ibu Kyra Poh bekerja diminta untuk membuat iklannya. Kebetulan juga sang ibu meminta Kyra untuk menjajal tempat tersebut. Bagaikan jodoh yang datang tiba-tiba, Kyra pun jatuh hati dengan olahraga ini. Ia tak sungkan meluangkan waktu lima kali dalam seminggu untuk berlatih olahraga ini. Untuk menunjang kemampuannya di bidang Indoor Skydiving, Kyra juga mengikuti kelas yoga dan gym. Lengkapnya sarana dan fasilitas di Singapura membuat Kyra Poh begitu cepat menguasai teknik-teknik Indoor Skydiving.

BERTAHAN DAN MENCARI KEKUATAN DI MASA SULIT

 

Prestasi Kyra Poh terus bertambah. Pada tahun 2017, Kyra dinobatkan sebagai Flyers Tercepat di Dunia pada ajang Windoor Wind Games 2017. Tak hanya itu, dua medali emas dan satu medali perak berhasil digondolnya pulang dan membuat Singapura dan mendiang kakeknya bangga.

Bicara tentang sosok kakek bagi Kyra Poh, ada kisah tentang perjuangan dan duka yang menyertai keikutsertaannya di Windoor Wind Games 2017, Spanyol. Sang kakek terpaksa membatalkan tiket untuk menemani cucunya berlaga di event tersebut setelah didiagnosa kanker pankreas dan harus operasi darurat. Kesedihan itu memacu Kyra untuk tampil lebih baik agar bisa membanggakan sang kakek, yang akhirnya meninggal dunia tiga bulan kemudian.

Penggalan kisah kehidupan ini pula yang memotivasi Kyra Poh untuk terus berprestasi. Terakhir, dirinya mempertahankan gelar sebagai Solo Freestyle terbaik di ajang Windoor Wind Games 2018 dengan memenangkan dua medali emas, serta satu keping medali emas untuk kategori Four-way Speed.

IMPIAN KYRA YANG KAMU PUN BISA MENCOBANYA!

“Manusia memang tidak dimaksudkan untuk terbang. Tapi, sangat luar biasa akhirnya saya bisa menemukan gairah dalam olahraga yang memungkinkan saya terbang,” tukas Kyra.

Fasilitas indoor skydiving sendiri sudah bisa ditemukan di berbagai negara kawasan Asia, salah satunya adalah Singapura, yang terletak di iFly, Sentosa. Buat kamu, yuk, jangan hanya menjadi penonton saja, kamu juga bisa loh mencoba keseruan melayang dalam “tabung angin”.

Kalau biasanya rajin olahraga dan nge-gym, kali ini sudah saatnya kamu menjadi pemburu adrenalin dengan mengunjungi Singapura dan “terbang” seperti Kyra. Singapura adalah destinasi di mana kamu bisa mewujudkan impian. Kini saatnya tak sekadar mencari tantangan, tapi jadilah pemburu ketegangan!